Bagaimana Proses Menyelesaikan Masalah Yang Baik Dengan Pacar

Bagaimana Proses Menyelesaikan Masalah Yang Baik Dengan Pacar

Kalian jika sedang berantem dengan pasangan, biasanya siapa yang akan mengalah? Dan bagaimana cara anda menenangkan diri anda, pasangan anda? Dan apa yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah? Banyak dari kita jika berantem dengan pasangan terkadang egois kita main. Sehingga rasanya tidak mau mengalah. Ada beberapa orang yang memilih untuk tidak mengalah karena gengsi, ada juga karena jika dia mengalah berarti dia kalah, dan ada yang tidak mau karena dia merasa dia benar jadi tidak ada kata mengalah. Ada juga yang tidak mau mengalah karena berpikir takutnya nanti kalau anda mengalah terus, dianya melunjak atau meremehkan kalian.

Kapan Saat Yang Tepat Mengalah Saat Ada Masalah Dengan Pasangan

Seperti yang saya katakan di atas, banyak alasan mengapa seseorang tidak mau mengalah saat ada masalah dengan pasangan. Sehingga rasanya berat sekali mengalah. Mungkin pada umumnya dalam hubungan pacaran, si pria akan lebih sering mengalah dari perempuan. Karena perempuan dasarnya merasa selalu benar, dan kadang walaupun dia sudah tahu salah, tidak mau mengalah. Karena ingin di bujuk. Hubungan yang dewasa, adalah saat kedua orang ini bisa mengontrol emosi saat ada masalah. Karena pada umumnya saat ada masalah, karena terpancing emosi, masing-masing akan saling menyalahkan dan mencari kesalahan pasangan.

Dan akhirnya tidak menemukan solusi. Yang seharusnya, jika ada masalah, keduanya tenangkan diri, biar kepala dingin barulah berbicara. Apa inti masalah, dan biarkan masing-masing memberikan pendapat dan sudut pandangnya. Dan saat seorang menjelaskan, sebaiknya pasangannya jangan memotong pembicaraan, dengarlah sampai selesai. Masing-masing memberikan pembelaannya dari masalah tersebut, kenapa bisa terjadi, kenapa berbuat seperti itu, maksudnya apa, jelaskan semua.

Setelah masing-masing sudah selesai dengan penjelasannya, jika masih ada pertanyaan atau merasa tidak jelas, tanyakan, jika sudah. Sama-sama sudah tahu apa maksud dan apa yang dipikirkan masing-masing. Cari jalan keluar. Masing-masing berikan suara, pendapat baiknya bagaimana, jika masing-masing memiliki cara penyelesaian yang berbeda, ya tentukan mau pakai caranya siapa dulu, misalnya cara si perempuan. Ya sudah, ikuti cara sih perempuan. Kalau misalnya berhasil ya bagus, kalau tidak berhasil, baru pakai caranya si pria.